Siswa SMA Seminari Todabelu Laksanakan Pensi
Siswa SMA Seminari St. Yohanes Berkhmans Todabelu melaksanakan Pentas Seni (Pensi) bertema “Musik Bahasaku” di Aula SMPS Seminari Mataloko pada Sabtu, 30 November 2024, pukul 09.00 hingga 11.00 WITA.
Pensi diisi dengan penampilan paduan suara dari siswa kelas X, ensambel dari siswa kelas XI, serta kolaborasi teater dan musik kontemporer dari siswa kelas XII.
Acara tersebut dilaksanakan sebagai penilaian akhir semester gasal mata pelajaran Seni Musik dan pengembangan keterampilan para siswa dalam bernyanyi dan memainkan alat musik.
Kegiatan tersebut dijalankan atas inisiatif Yohanes Ndiwa Koandijalo, S. Pd., atau Pak Yani selaku guru mata pelajaran Seni Musik serta didukung oleh pihak sekolah dan asrama.
Hadir dalam acara tersebut beberapa siswa dari SMAS Katolik Thomas Aquino Mataloko dan beberapa guru SMA Seminari.
Pensi dipandu oleh master of ceremony, Febrian Marley (XII) dan Jack Huik (XI).
Acara diawali dengan doa yang dipimpin oleh Vito Dhae (XII). Selanjutnya, Pak Yani menyampaikan poin-poin penilaian dan hal-hal penting lainnya yang mesti diperhatikan oleh para siswa selama Pensi. “Berikan yang terbaik, ekspresikan dirimu,” kata Pak Yani di akhir sambutannya.
Acara pertama ditampilkan oleh siswa kelas X B yang membawakan lagu berjudul “Ona Mia Te”. Penampilan kedua dari kelas XII A yang menyuguhkan kolaborasi teater dan musik kontemporer berjudul “Musik yang Menyembuhkan”.
Selanjutnya, monolog berjudul “Saya, Nada, dan Kata” yang dibawakan oleh Riko Loda (XI). Kemudian, ensambel dengan lagu berjudul “Juwita Malam” dan “Long Time Ago in Bethlehem” yang dibawakan oleh kelas XI B.
Selanjutnya, kolaborasi teater dan musik kontemporer berjudul “Musik yang Mendamaikan” yang disuguhkan oleh siswa kelas XII B. Kemudian, penampilan lagu berjudul “Laruik Sanjo” dari kelas X C.
Pada pukul 10.00 WITA, para guru dan tamu undangan menyantap snack, sembari menyaksikan penampilan band kelas X.
Kemudian, siswa kelas XI A menampilkan ensambel dengan lagu berjudul “Feliz Navidad” dan “Last Christmas”. Selanjutnya, kolaborasi teater dan musik kontemporer berjudul “Dunia dari Sisa-Sisa Anak Yohanes Berkhmans” yang disuguhkan oleh siswa kelas XII C.
Kemudian, paduan suara dari kelas XA dengan lagu berjudul “Es Kaubele”. Selanjutnya, penampilan ensambel dengan lagu berjudul “O Holy Night” dan “Bulan dan Ksatria” dari siswa kelas XI C. Kemudian, penampilan Berkhmawan Band dari kelas XII.
Di akhir acara, Pak Yani menyampaikan evaluasi, apresiasi dan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung dan menyukseskan Pensi tersebut. Pesan Pak Yani kepada para siswa, “agar apa yang sudah dipelajari dan ditampilkan dapat menjadi bekal dalam pengembangan diri ke depannya, khususnya dalam bermain musik”.
Usai acara, lima siswa mengungkapkan kebahagiaan mereka saat terlibat dalam Pensi. Siswa-siswa tersebut, yaitu Brian Pea (X), Polce Epu (X), Elga Dhae (XI), Kristian Seda (XI), dan Kristian Riwu (XII).
Brian Pea mengungkapkan bahwa dirinya merasa senang, karena bisa mengembangkan bakat melalui Pensi. Ia berharap kegiatan seperti itu “harus sering diadakan”.
Selain itu, Polce Epu mengungkapkan kebanggaannya karena lewat Pensi, “bakat yang dimilikinya boleh mendapat pengakuan publik”.
Sementara itu, Elga Dhae dan Kristian Seda menyampaikan bahwa keduanya merasa lega dan puas karena “boleh menampilkan bakat yang dimiliki di atas panggung”.
Selain itu, Kristian Riwu mengungkapkan bahwa “saya merasa bangga, karena banyak potensi yang selama ini tersembunyi dalam diri para siswa, bisa ditampilkan semuanya dalam Pensi ini”. (Roland Reko Li dan Adrian Weko).
